logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.
✖

Air Panas Gunung Pancar Bogor

Air Panas Gunung Pancar Bogor
Sudah lama berkeinginan berkunjung ke Air Panas Gunung Pancar Bogor, baru beberapa minggu lalu niat itu akhirnya terpenuhi, ditemani Wied yang sedang libur semesteran. Lokasi Air Panas Gunung Pancar ini berada di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, melewati kawasan Sentul City dan Taman Wisata Alam Gunung Pancar.
Keluar Klender kami masuk tol Prumpung, lanjut Tol Jagorawi. Biasanya saya masuk dari pintu tol Bintara, yang pagi itu saya hindari lantaran sering terjadi kepadatan jelang simpang ke Jalan Tol Cikampek. Cek ulang lokasi Air Panas Gunung Pancar dengan memplot data GPS di Google Map memberi kepastian bahwa kami keluar di Tol Sentul City.
Peralatan GPS saya nyalakan. Informasi Air Panas Gunung Pancar ternyata ada, meski data GPS tidak saya perbarui lebih dari empat tahun. Selesai membayar di pintu tol Sentul City, mentok di pertigaan kami belok kiri memasuki kawasan perumahan Sentul City. Jika kanan kita akan masuk Jalan Tol Lingkar Luar Bogor arah Kedung Halang.
Sesudah 8 km di kawasan Sentul City, kami sampai di bundaran dan belok kiri. Sekitar 600 m kemudian belok kanan (lurus ke The Jungle Land), masuk Jl Babakan Madang melewati perumahan. Pada sebuah titik, GPS meminta belok kanan. Namun melihat jalanan tak beraspal, dan belajar kekonyolannya alat saat ke Kawah Putih, saya bertanya pada seorang pria.
Benar saja, belokan masih beberapa meter lagi di depan dimana terdapat papan arah ke Air Panas Gunung Pancar. Setelah belok kanan, kami menyusuri jalan yang kondisinya relatif baik, mulai menanjak, sedikit berliku. Tidak berapa lama kemudian sampailah kami di gerbang Taman Wisata Gunung Pancar, dengan pemandangan hutan pinus teduh di sekelilingnya.
air panas gunung pancar
Sejenak berhenti di depan gerbang Taman Wisata Alam Gunung Pancar. Di gerbang ini wisatawan membayar Rp. 2.000 per orang, wisman Rp. 15.000, kendaraan roda dua Rp. 1.000, mobil Rp. 1.500 dan bus – truk Rp. 2.500. Di sebelah kanan ada trek untuk memasuki kawasan hutan pinus. Tampaknya asik juga kapan-kapan berjalan di tengah hutan pinus ini.
Selain pinus, di kawasan hutan lindung dan konservasi alam yang dikelola PT. Wana Wisata Indah ini juga tumbuh pohon Beringin, Jamuju, Puspa, Rasamala, Saninten. Di sini juga hidup berjenis unggas dan burung, seperi Ayam Hutan Merah, Elang, Enggang, Jalak, Kutilang, dan Srigunting. Satwa lainnya adalah Babi Hutan, Jelarang, Kera, Owa, dan Surili.
Setelah melewati kawasan hutan pinus, sampailah kami ke gerbang Air Panas Gunung Pancar. Di loket pengunjung membayar Rp. 10.000 per orang, anak Rp. 3.000, mobil Rp. 4000, dan kendaraan roda dua Rp. 2.000. Sesaat kemudian kami sampai di tempat parkir luas, dengan permukaan miring. Terlihat deretan warung sederhana di sisi kanan area parkir.
Turun dari mobil kami pun berjalan kaki menuju lokasi air panas. Warung makanan dan buah-buahan jumlahnya cukup banyak, demikian juga toko suvenir, yang artinya Air Panas Gunung Pancar cukup ramai didatangi orang. Nangka sempat menggoda saya. Bagi yang doyan, ada deret kios sederhana di Kota Bogor yang menjual nangka kualitas super.
Jalan menurun yang kami lewati diteduhi gerumbul pohon bambu cukup lebat. Tidak terlalu panjang jalan ini, dan sebelum lelah kami sudah sampai di kolam Air Panas Gunung Pancar, dimana terdapat ruang rendam tertutup dan terbuka. Bagi yang ingin beristirahat, tersedia pondok terbuka sederhana dengan membayar sewa Rp. 10.000 per jam.
air panas gunung pancar
Ruang rendam tertutup Air Panas Gunung Pancar ada di bangunan sebelah kanan dengan membayar Rp. 15.000 untuk 30 menit. Lain kelamin bisa masuk bersama, asalkan membawa anak. Kolam rendam terbuka pria ada di sebelah kiri. Kolam rendam terbuka untuk wanita ada di kiri kolam rendam pria. Di kolam rendam terbuka tidak dipungut bayaran.
Ruang rendam tertutup Air Panas Gunung Pancar dilengkapi bathtub porselen dan lantai keramik. Air panas di sini sangat melimpah, sehingga pengunjung bisa selalu mendapatkan air panas yang baru ketika berendam. Hanya saja dinding ruang rendam terlihat memerlukan perbaikan dan perawatan agar menimbulkan kesan yang baik kepada pengunjung.
Setelah menimbang-nimbang, akhirnya kami memutuskan untuk memakai kolam rendam terbuka, yang terlihat bersih airnya dan kondisi kolamnya cukup baik. Lantaran tidak membawa celana rendam, saya pun membelinya di warung yang letaknya hanya beberapa meter di sebelah kolam rendam ini. Seingat saya harganya Rp. 15.000 sebuah. Ada ruang ganti di sana.
air panas gunung pancar
Kolam terbuka Air Panas Gunung Pancar yang diperuntukkan bagi pria. Pancuran yang mengalirkan air panas tanpa henti ke dalam kolam itu letaknya ada di sebelah kanan. Airnya benar-benar terasa panas ketika pertama kali mencelupkan kaki. Semakin dekat ke pancuran, semakin panas airnya. Sehingga saya pun bergeser ke kiri, menjauhi pancuran.
Setelah beberapa kali celup angkat kaki, barulah saya bisa berendam sampai ke leher dan memasukkan kepala ke dalam air. Air Panas Gunung Pancar ini tidak mengandung belerang, namun kaya mineral. Saya sempat berbincang dengan pengunjung dari Bekasi yang sering datan lantaran merasakan manfaatnya, badan pegal kontan hilang setelah berendam.
Air Panas Gunung Pancar rupanya telah dibuka sejak sekitar tahun 1987, dibangun di atas tanah yang dibeli oleh Suratman, sehingga merupakan milik perseorangan. Meskipun di lokasi ini Air Panas Gunung Pancar tidak lagi mengandung belerang, namun di depan kolam rendam tertutup disediakan bubuk belerang yang bisa dibeli untuk dimasukkan ke dalam bak, bagi yang berminat.
Selain tempat yang kami kunjungi, ada Air Panas Giri Tirta yang letaknya berdekatan. Dari perbincangan dengan penjaga kolam rendam, kami tidak langsung meninggalkan area Air Panas Gunung Pancar, namun naik mobil lagi menuju ke Kawah Merah dan Kawah Hitam, yang merupakan hulu air panas di tempat ini, dan masih mengandung belerang.
Air Panas Gunung Pancar Bogor
Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor (lihatPeta) . Tempat Wisata di Bogor. Peta Wisata Bogor. Hotel di Bogor
Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. life is choise - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger