logo blog
Selamat Datang Di Blog Kompi Males
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Kompi Males,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.
✖

Ini yang Perlu Dilakukan untuk Kembangkan Kecerdasan Emosi Anak

Ini yang Perlu Dilakukan untuk Kembangkan Kecerdasan Emosi Anak


Ini yang Perlu Dilakukan untuk Kembangkan Kecerdasan Emosi AnakFoto: Thinkstock
Jakarta, Kecerdasan otak sebaiknya sejalan dengan kecerdasan emosi. Lalu bagaimana mengembangkan kecerdasan emosi anak?

Kecerdasan emosi adalah kecerdasan yang melibatkan kemampuan untuk mengetahui perasaan diri maupun orang lain dan dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengarahkan pikiran dan tindakan.
Nah, menurut psikolog anak, Dr Rose Mini A.P., M.Psi, dalam mengembangkan kecerdasan emosi anak perlu tahu kecerdasan emosi terbagi menjadi lima, yaitu:
1. Kemampuan mengenal emosi
2. Kemampuan mengelola emosi atau kontrol diri
3. Kemampuan memotivasi diri
4. Kemampuan mengenali emosi orang lain atau empati
5. Kemampuan membina hubungan.

Kecerdasan emosi bukan dibawa begitu saja oleh anak saat lahir. Sebab pola asuh orang tua juga berpengaruh. Penting bagi orang tua untuk mengetahui bagaimana sikap yang seharusnya dilakukan untuk membantu mengembangkan kecerdasan emosi anak.

Perempuan yang akrab disapa Bunda Romi ini mencontohkan jika anak menangis tanpa sebab, orang tua jangan lantas membentaknya. Bunda Romi menyarankan untuk melihat apa yang terjadi pada anak terlebuh dahulu.

"Cek seluruh tubuhnya apakah ada luka atau tidak dan tidak lupa untuk cek popoknya. Ternyata anak ini menangis karena popoknya basah dan membuat ia tidak nyaman, sembari mengganti popok kita ajak ngomong 'popoknya basah ya, Nak. Jadi nggak nyaman ya Sayang,' seperti itu. Gunanya adalah untuk melatih anak jadi tahu apa yang tidak ia sukai dan apa yang ia sukai," jelas Bunda Romi.

Hal itu disampaikan dia dalam peluncuran MoriCare+ Prodiges Multiple Intelligence Play Plan, bertempat di KalCare, Lotte Shopping Avenue lantai 3, Kuningan, Jakarta Selatan, dan ditulis pada Jumat (20/11/2015).

Selain itu jika orang tua ingin anaknya tumbuh sebagai sosok yang murah senyum sehingga bisa membina hubungan dengan orang lain, maka jangan cuma memintanya untuk tersenyum pada orang lain. Lebih tepat jika orang tua mempraktikkan dan memperlihatkan kepada anak untuk bersikap ramah, utamanya kepada orang yang dikenal.

"Singkatnya, apa yang kita ingin anak kita lakukan, haruslah dimulai dari diri orang tua sendiri. Kita harus memberi contoh yang baik jika ingin anak berkelakuan yang baik juga," saran Bunda Romi.

Nah, kombinasi antara pola asuh orang tua dan kecerdasan alami anak akan membantu anak tumbuh menjadi generasi unggulan.
Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. life is choise - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger